Entri Populer

Senin, 25 Oktober 2010

★ Persib Bandung |

★ Persib Bandung | 
Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.

Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta (Persija), SIVB (Persebaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.

BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub- klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.

Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.

Persib memenangkan "perang dingin" dan menjadi perkumpulan sepak bola satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO (sempat berganti menjadi PSBS sebagai suatu strategi) kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.

Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar di berbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit-prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.

Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda (NICA) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.

Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950-an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah-pindah sekretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R. Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.

Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.

Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.

STADION
Stadion


Si Jalak Harupat adalah suatu stadion olahraga yang berlokasi di desa Kopo dan Cibodas, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Nama Si Jalak Harupat diambil dari julukan salah seorang pahlawan nasional dari Bojongsoang, Bandung yaitu Otto Iskandardinata.

Kini stadion tersebut menjadi milik Pemerintah Kabupaten Bandung. Persikab Bandung, yang merupakan wakil Kabupaten Bandung di Liga Indonesia menjadikan stadion tersebut sebagai kandangnya. Begitu pula dengan tim sekota Persikab, Persib yang menjadikan stadion ini sebagai homebase mereka.

Stadion ini dibangun mulai Januari 2003 pada saat Kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati Obar Sobarna. Selanjutnya diresmikan pada hari jadi Kabupaten Bandung ke 364, tanggal 26 April 2005 oleh Agum Gumelar yang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat.

Fasilitas

Fasilitas yang tersedia antara lain:

• Lapangan sepak bola sebagai arena utama, dengan rumput jenis zoyzia matrella lin mer yang bisa meminimalkan cedera pemain bola.
• Lampu untuk lapangan berkekuatan 1.000 lux yang memungkinkan dilaksanakannya pertandingan malam.
• Papan skor (scoring board) elektronik.
• Lintasan (track) untuk atletik dengan ukuran standar sebanyak 8 lintasan.
• Tribun penonton yang mampu menampung 27.000 - 40.000 penonton.
• Fasilitas komersial.
• Fasilitas penunjang lainnya seperti toilet, kantin, ruang ganti pemain, ruang wasit, dan lain-lain.

Luas bangunan stadion adalah sebagai berikut:

• Bangunan 28.177 m²
• Lapangan sepak bola 7.500 m²
• Lansekap 13.000 m²
Jadwal Pertandingan Persib LSI 2010/2011
PUTARAN I
28/10/2010 | Persela vs Persib
02/10/2010 | Deltras vs Persib
16/10/2010 | Persib vs Persiba
22/10/2010 | Persib vs PSM
30/10/2010 | Persija vs Persib
02/11/2010 | PSPS vs Persib
02/01/2011 | Sriwijaya FC vs Persib
05/01/2011 | Persib vs Persibo
08/01/2011 | Persib vs Persijap
16/01/2011 | Bontang FC vs Persib
20/01/2011 | Persisam vs Persib
23/01/2011 | Persib vs Persema
26/01/2011 | Persib vs Arema
30/01/2011 | Persiwa vs Persib
02/02/2011 | Persipura vs Persib
06/02/2011 | Persib vs Pelita Jaya
09/02/2011 | Persib vs Semen Padang


PUTARAN II
Pelita Jaya vs Persib | 07/03/2011
Semen Padang vs Persib | 10/03/2011
Persib vs Persiwa | 19/03/2011
Persib vs Persipura | 23/03/2011
Persema vs Persib | 27/03/2011
Arema vs Persib | 30/03/2011
Persib vs Bontang FC | 02/04/2011
Persib vs Persisam | 05/04/2011
Persib vs Sriwijaya FC | 08/04/2011
Persibo vs Persib | 17/04/2011
Persijap vs Persib | 23/04/2011
Persib vs Persija | 07/05/2011
Persib vs PSPS | 11/05/2011
Persiba vs Persib | 01/06/2011
PSM vs Persib | 04/06/2011
Persib vs Persela | 14/06/2011
Persib vs Deltras | 19/06/2011
 SUPORTER:
Suporter


Persib Bandung memiliki penggemar fanatik yang menyebar di seantero provinsi Jawa Barat dan Banten, bahkan hampir di seluruh wilayah Indonesia, mengingat catatan historis sebagai tim kebanggaan dari ibu kota provinsi Jawa Barat. Penggemar Persib menamakan diri sebagai Bobotoh. Pada era Liga Indonesia, Bobotoh kemudian mengorganisasikan diri dalam beberapa kelompok pecinta Persib seperti Viking, Bomber, Rebolan, Jurig Persib, Casper dan Persib-1337. Viking merupakan organisasi Bobotoh dengan jumlah anggota terbanyak dan tersebar di penjuru Jawa Barat, Banten, Kalimantan, dan daerah-daerah lain di Indonesia. Adapun Bomber sekarang sudah bergabung dan menjadi salah satu distik Viking dengan nama Viking The Bomberman.

Viking memiliki hubungan yang sangat kelam dengan kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania. Sudah banyak peristiwa maupun insiden-insiden yang terjadi akibat permusuhan abadi dua suporter garis keras ini. Bahkan pihak kepolisian maupun PSSI dan PT Liga Indonesia pun sudah berulangkali meminta Viking dan The Jak untuk berdamai. Namun, sama sekali tak ada titik terang untuk mendamaikan mereka. Hingga kini, Viking seringkali menyanyikan lagu-lagu rasis untuk menghujat tim yang mereka benci setiap kali mereka menyaksikan klub kebanggaan mereka bertanding, walaupun Persib dan Persija tidak sedang saling bertarung dalam satu pertandingan. Pada saat Persib dan Persija bertemu, biasanya pihak Polda Metro Jaya (bila pertandingan akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno) dan pihak Polwiltabes Bandung (bila pertandingan akan berlangsung di Stadion Siliwangi atau di Stadion Si Jalak Harupat) akan berpikir dua kali untuk mengeluarkan izin pertandingan tersebut karena begitu besarnya potensi terjadinya kerusuhan antara suporter kedua tim.Semua kerusuhan dan kekacauan dimulai dari kesalahan Jakmania. Menurut banyak saksi, Jakmania dulunya merasa iri dengan keberhasilan gemilang dari tim Persib. Mereka merasa putus harapan dengan tim kebanggaan mereka yaitu Persija yang seringkali kurang memuaskan. Viking padahal seringkali meminta damai, tapi dengan sikap Jakmania yang bisa dibilang anarkis dan rasis, Vikingpun akhirnya tidak tahan. Yang mengakibatkan mereka masih bermusuhan sampai sekarang.

Viking pernah dibilang sebagai suporter paling fanatik oleh tim kebanggaan mereka yaitu Persib Bandung, karena kefanatikkannya, Viking dapat menjadi contoh bagi para Suporter lainnya di Indonesia.
Sponsor PERSIB :

Premium Sponsor


Platinum Sponsor

JOMA

Joma Sport adalah perusahaan produk olahraga dari Spanyol, didirikan pada 1965 oleh Fructuoso Lopez. Joma memiliki jaringan distribusi lebih dari 28 negara, termasuk Indonesia yang lisensinya dipegang oleh PT Allsports'78.

EVALUBE

Dibuat dari bahan berkualitas tinggi serta komponen adiktif terbaik, di produksi menggunakan teknologi paling mutakhir dengan sistem komputerisasi.


YOMART

Perusahaan ritel modern yang berfokus di bidang minimarket yang telah melayani kebutuhan masyarakat akan barang kebutuhan sehari-hari.

CORSA


Official Sponsor

==================================================

WE WILL STAY BEHIND YOU

disini ku dapat tegak berdiri
satukan hati tuk bela kau persibku
darah doaku curahkan untukmu
tuk jadi juara di indonesia

satu biru. satu hati satu bendera kita mendukungmu

Persib Maung Bandung
terus kau bertarung
we are stay behind you

kau takkan kalah pantang menyerah
bobotoh mendukungmu
kau takkan kalah, pantang menyerah
we are stay behind you

==================================================



||Smilies PERSIB||

Pelatih yang pernah menangani Persib :


Jovo Cuckovic

Pelatih berkewarganegaraan Serbia ini menjadi pelatih musim kompetisi 2010-2011 setelah mendapat kepercayaan menggantikan Daniel Darko Janackovic

Jaya Hartono

Persib menempati peringkat 3 kompetisi 2008-2009. Kemudian, diperpanjang setahun, tetapi mengundurkan diri pada pertengahan putaran kedua.

Arcan Iuri Anatolivieci

Pelatih asal Moldova ini, menjadi pelatih pada kompetisi 2006-2007 menggantikan Risnandar. Musim berikutnya, masih menjadi pelatih dan menempati peringkat 5.

Juan Antonio Paez

Menjadi penyelamat Persib dari degradasi pada kompetisi 2003. Musim berikutnya 2004-2005, pelatih asal Cile ini membawa Persib naik ke peringkat 6.

Marek Andrejz Sledzianowski

Menangani Persib pada kompetisi IX/2003. Karena prestasi tim buruk pada awal kompetisi, pelatih asal Polandia ini langsung diberhentikan dan diganti Juan Paez .

Deny Syamsudin

Persib menempati peringkat 8 dari 12 konsestan pada kompetisi 2001-2002. Kompetisi sebelumnya, mengemban tugas sebagai asisten pelatih Indra Thohir.

M. Suryamin

Menjadi pelatih pada kompetisi 1998-1999. Kemudian dipertahankan setahun, tetapi mundur pada putaran pertama. Era dia mulai menggunakan pemain-pemain muda.

Risnandar Soendoro

Meloloskan Persib ke babak "12 Besar" Liga Indonesia II/1995-1996 dan kembali menjadi pelatih pada kompetisi 2006-2007, tetapi mundur di putaran pertama.

Indra M. Thohir

Mengantarkan Persib menjuarai Kompetisi Perserikatan 1994 dan Liga Indonesia I 1994-1995. Ia kembali dipercaya pada kompetisi 2001-2002 dan 2005-2006.

Nandar Iskandar

Arsitek Persib saat meraih juara Kompetisi Perserikatan 1986. Ia kembali dipercaya menjadi pelatih Persib selama dua musim pada kompetisi 1996-1997 dan 1997-1998.

Ade Dana

Membawa Persib juara Kompetisi Perserikatan 1989-1990 dan menjadi Runner-up kompetisi 1984-1985 setelah dikalahkan PSMS 3-4 (2-2) melalui adu penalti.

Omo Suratmo

Persib menjadi Runner-up pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 setelah di final dikalahkan PSMS melalui drama adu pinalti 2-3 (0-0).
 

Televisi nasional Antv akan menyiarkan secara langsung (live) 14 pertandingan Persib selama putaran I Djarum Liga Super Indonesia 2010-2011. Jumlah pertandingan putaran I adalah 17 pertandingan. Tiga pertandingan yang tidak akan disiarkan langsung, yakni saat "Pangeran Biru" melakoni tiga pertandingan tandang, melawan Bontang FC di Stadion Mulawarman Bontang Kaltim, 16 Januari 2011, Persipura di Stadion Mandala Jayapura 30 Januari 2011, dan Persiwa Wamena 2 Februari 2011.

Delapan pertandingan kandang Persib, semuanya akan disiarkan secara langsung, sedangkan untuk partai tandang ada 6 pertandingan. Berdasarkan jadwal, pertandingan yang digelar pada Sabtu dan Minggu, Antv akan menyiarkan langsung pertandingan yang digelar sore dan malam hari. Pertandingan malam mulai disiarkan pada pukul 19.00 WIB. Sementara, untuk pertandingan pada jam kerja, yakni Selasa, Rabu, dan Kamis, Antv akan menyiarkan pada sore hari mulai pukul 15.30 WIB.

Dua pertandingan kandang pertama melawan Persiba pada 16 Oktober dan PSM 23 Oktober di Stadion Siliwangi Bandung akan disiarkan langsung pada pukul 19.00 WIB. (Jadwal lengkap siaran langsung bisa dilihat di rubrik pertandingan dan klik jadwal pertandingan) ***




salah satu legenda persib

Ade Dana
Juara Sebagai Pemain dan Pelatih






Ade Dana (alm) adalah salah seorang pemain besar yang pernah dilahirkan Persib Bandung. Ia merupakan pemain Persib di dekade 50-an dan 60-an. Sebagai pemain, sumbangsih terbesarnya buat Persib adalah dengan mempersembahkan gelar juara Kejuaraan Nasional PSSI (Kompetisi Perserikatan) pada tahun 1961.

Ketika itu, pada putaran final yang menggunakan format "7 Besar", Persib mengumpulkan nilai tertinggi 11 dalam klasemen akhir, sekaligus menyisihkan tim favorit juara, PSM Makassar (10) dan Persija Jakarta (8). Ade Dana dan kawan-kawan memastikan gelar juara setelah pada laga pamungkas yang sangat menentukan berhasil mengalahkan Persija 3-1 di Semarang, 31 Juni 1961. Tiga gol Persib disumbangkan Wowo Sunaryo menit 12 dan 20 serta Hengki Timisela menit 23.

Selain Ade Dana, Wowo dan Hengki, skuad Persib 1961 itu dihuni Hehanusa, Hermanus, Juju (kiper), Ishak Udin, Iljas Hadade, Rukma Sudjana, Fatah Hidayat, Sunarto, Thio Him Tjiang, Nazar, Omo Suratmo, Suhendar, dan Piece Timisela.

Dua puluh sembilan tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1990, anggota tim nasional Indonesia di era pelatih Tony Pogacnik dari Yugoslavia ini kembali menghadirkan prestasi besar buat Persib. Tentu saja, kali ini setelah ia beralih profesi menjadi pelatih. Memadukan pemain senior seperti Adeng Hudaya, Robby Darwis, Adjat Sudrajat dan Yusuf Bachtiar serta pemain muda yang baru mengorbit macam Sutiono Lamso, Nyangnyang, Asep Sumantri dan Aris Munandar, Ade Dana membawa Persib menjuarai Kompetisi Perserikatan 1989-1990. Pada final yang berlangsung di Stadion Utama Senayan Jakarta, 11 Maret 1990, Persib menaklukkan Persebaya Surabaya 2-0 lewat gol bunuh diri Subangkit menit ke 7 dan Dede Rosadi menit 59. Sukses itu mengantarkan Ade Dana menjadi orang pertama yang berhasil mempersembahkan gelar juara ketika menjadi pemain dan pelatih.***
semua pemain persib harus meniru ini pemain :hariono





teu loba gaya

teu main OVJ

teu buka distro

teu mecahkeun gelas


JUST FIGHT IN THE FIELD, SPARTAN, DO FOOTBALL WITH ALL OF HIS HEART
MARKUS

GILANG AK --- BAIHAKI/NOVA --- MAMAN/YUDI --- WILDAN/ISNAN ALI

HARIONO/M AGUNG -- EKA/MUNADI

HILTON/JEJEN --- SYAHRIL/PABLO ----ATEP/SISWANTO

GONZALES/AFFANDI


 FCC Voice #1 -- Terraces Zine | Silahkan didownload, diprint dan dibagikan ke bobotoh yg lain (ukurannya hanya sekitar 4
Link Download server lokal http://bit.ly/cQ3W0Y
Link Download Rap*dsha*re http://bit.ly/cSAExT
Link Download 4*shared http://www.4*shared.com/document/4uAYj0t8/FCC_Voice.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar